Bookmark and Share
ilmci
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
frenbook
Distribusi Raskin Tak Pengaruhi Harga Beras
lokasi: Home / Berita / Ekonomi / [sumber: Jakartapress.com]
Rabu, 28/07/2010 | 22:58 WIB
Distribusi Raskin Tak Pengaruhi Harga Beras

Solo - Penyaluran beras bagi rakyat miskin (raskin) sebanyak 41,71 ton untuk 21.954 rumah tangga sasaran (RTS) yang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta dan Bulog pada Senin (26/7) lalu, ternyata belum mampu memberikan pengaruh terhadap tingginya harga beras di pasaran. Padahal, pembagian raskin tersebut merupakan salah satu upaya untuk menekan tingginya harga beras yang kian meresahkan masyarakat.

Dari hasil pantauan di lapangan, Rabu (28/7), harga beras di pasaran masih tetap stabil tinggi. Di Kompleks Pasar Legi, misalnya, harga beras C4, baik jenis biasa maupun super, belum turun sedikitpun. Beras C4 biasa masih berkisar di Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per kilogram (kg), sedangkan beras C4 super belum beranjak dari Rp 8.000 per kg.

Saat ditemui, sejumlah pedagang pun membenarkan kalau penyaluran raskin memang belum mampu menurunkan harga beras di pasaran. "Belum turun kok, tapi juga tidak naik lagi. Harganya masih stabil tinggi," kata Hari Sutanti, salah satu  pedagang beras di Pasar Legi, seperti dilansir CyberNews.

"Sampai saat ini, harga beras C4 biasa masih sekitar Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per kilogram. Kalau yang super, masih Rp 8.000," tambah Ali Wiyono, pedagang beras lainnya yang juga dijumpai dalam waktu bersamaan.

Menurut mereka, pembagian raskin ke puluhan ribu RTS itu memang belum tentu mampu menurunkan tingginya harga beras di pasaran. Pasalnya, segmen pasar antara beras C4 dengan beras raskin yang lebih dikenal dengan nama beras Bulog berbeda. "Kalau beras C4 kebanyakan yang beli adalah masyarakat menengah atas. Sementara beras Bulog hanya diminati oleh masyarakat menengah bawah. Jadi, tidak terlalu berpengaruh. Kecuali, jika jumlah beras Bulog yang disalurkan ke masyarakat sangat banyak. Mungkin akan berpengaruh sedikit," terang Ali.

Ditemui terpisah, Kabag Administrasi Perekonomian Setda Kota Surakarta, Asih Widodo mengatakan, beras raskin yang disalurkan ke 21.954 RTS adalah beras dengan kualitas medium. Nah, jika penyaluran raskin memang belum mampu menurunkan harga beras di pasaran, paling tidak dapat menekan tingginya harga beras agar tak lagi naik, seperti saat ini. (*/SM)

Banner space (468x60)
 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam: