Bookmark and Share
ilmci
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
frenbook
Mangkir Rapat DPR, Patrialis Dukung Century Ditutup?
lokasi: Home / Berita / Legislatif / [sumber: Jakartapress.com]
Rabu, 28/07/2010 | 11:58 WIB
Mangkir Rapat DPR, Patrialis Dukung Century Ditutup?

Jakarta - Tim Pengawas Century DPR RI seharusnya menggelar rapat bersama Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar. Namun, Patrialis batal datang dengan alasan belum siap. Kecewa, para anggota Dewan pu mengeluarkan tudingan serius.

Anggota Fraksi PDIP DPR Trimedya Panjaitan mencurigai adanya korelasi antara pernyataan politisi Partai Demokrat Benny K Harman yang meminta kasus Century ditutup dengan ketidakhadiran Patrialis.

"Ada korelasi apa yang disampaikan oleh Benny. Tentang menghentikan kasus Century. Ini upaya untuk mengulur kasus Century spiritnya seperti itu," ujar Trimedya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menegaskan, rapat dengan Menkumham cukup penting karena akan membahas soal pengembalian aset yang terkait Century. Namun, dengan pembatalan ini, semua agenda menjadi semakin kabur. "Mungkin kasus ini dalam perspektif pemerintah tidak penting. Ini  secara sistemik untuk mengubur kasus Century," lanjutnya.

Sebagaimana sudah dijadwalkan, Tim Pengawas Kasus Century di DPR menggelar rapat bersama Menkumham Patrialis Akbar hari ini. Namun Patrialis batal hadir karena sesuatu hal. "Rencananya kita akan rapat dengan Menkumham, tapi kita dapat kabar ini ditunda karena menurut surat yang disampaikan Menkum HAM ada hal-hal yang belum bisa dipenuhi untuk hari ini," ujar Ketua Tim, Taufik Kurniawan saat membuka rapat internal Tim Pengawas.

Tanpa kehadiran Patrialis, rapat tetap digelar. Rapat dibuka pukul 11.00 WIB, dengan agenda membicarakan soal aset Bank Century. Ketidakhadiran Patrialis membuat anggota tim kecewa. Salah satu anggota, Bambang Soesatyo, dari Fraksi Partai Golkar merasa heran dengan menurunnya tingkat kehadiran pejabat tinggi jika diundang DPR akhir-akhir ini.

"Saya melihat ini ada keanehan, karena tidak dalam rapat ini saja menteri-menteri tidak hadir. Saya melihat mereka ini sukses mengulur waktu karena mereka tahu kita ini mau reses. Jadi kalaupun kita mau marah, itu tidak mungkin lagi karena kita kan reses dan kembali berkerja pertengahan Agustus," keluh 'vokalis' Century ini di dalam rapat.

Bambang mengatakan, ketidakhadiran pejabat tinggi dalam rapat DPR di antaranya rapat yang akan diselenggarakan Komisi III bersama Kejagung. Kejagung dikabarkan bakal batal hadir. Selain itu, rapat Komisi III Selasa kemarin yang juga batal bersama PPATK dan Kapolri. (*/dtc/den)

Banner space (468x60)
 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam: