
Setelah sukses merengkuh trophi Piala Dunia untuk kali pertama dalam sejarah persepakbolaan mereka, Spanyol masih mendapatkan dua gelar lagi melalui Iker Casillas yang terpilih menjadi kiper terbaik, serta tim Pair Play.
Dengan demikian, Casillas berhak mendapatkan sarung tangan emas atas penghargaan yang sebelumnya bernama Lev Yashin award tersebut. Kelompok studi teknik [TSG] FIFA telah menjatuhkan pilihan mereka kepada Casillas.
Penjaga gawang Real Madrid itu hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen ini. Gol yang bersarang di gawangnya terjadi ketika dikalahkan Swiss 1-0, serta saat mencatat kemenangan 2-1 atas Cili.
Selain sarung tangan emas, satu gelar lagi yang berhasil didapat Spanyol adalah tim Fair Play. Penilaian untuk mendapatkan gelar ini dilakukan berdasarkan sistem poin komite fair play FIFA. Spanyol mendapatkan poin tertinggi, yakni 889.
Penilai terhadap tim yang mendapat gelar Fair Play tidak hanya berdasarkan performa sebuah tim di atas lapangan, tapi juga di luar lapangan. Walau hanya tim yang lolos ke 16 Besar yang berhak mendapatkan penilaian, FIFA tetap menghitung pengumpulan poin sejak fase penyisihan grup.
Dengan demikian, Spanyol mengulang sukses mereka empat tahun lalu. Hanya saja, Spanyol mendapatkan gelar tim Fair Play bersama Brasil di Piala Dunia 2006.
Spanyol Pesta 36 Jam Nonstop
Pesta besar-besaran sudah siap menyambut skuad Spanyol di Madrid menyambut sukses la Furia Roja merebut trophi Piala Dunia untuk kali pertama. Pesta ini diperkirakan akan berlangsung selama 36 jam nonstop.
Seperti dilansir Yahoo! Sports, Spanyol tidak akan tinggal lebih lama di Afrika Selatan. Mereka sudah segera bertolak ke Madri Minggu malam tak lama usai mengalahkan Belanda 1-0 di pertandingan final Piala Dunia 2010.
Agenda arak-arakan sudah disiapkan untuk menyambut kedatangan tim nasional, Senin [12/7] waktu setempat. Para pemain akan diarak sepanjang jalan di Madrid, dan dilanjutkan bertemu dengan keluarga, petinggi negara, serta anggota federasi sepakbola Spanyol [RFEF].
Pasukan Vicente del Bosque diperkirakan tiba di Bandara Barajas Madrid, Senin siang. Setelah menerima ucapan selamat dari perdana menteri Jose Luis Zapatero, para pemain akan melanjutkan pesta hingga Selasa malam.
“Tidak akan ada orang yang tertidur kali ini. Momen ini sangat spesial, ajaib. Kami akan menikmatinya,” ujar kiper sekaligus kapten tim Iker Casillas.
Usai disambut perdana menteri di Istana Moncloa, mereka selanjutnya diarak menggunakan bus tanpa atap di sepanjang jalanan Madrid yang diperkirakan bakal disesaki ratusan ribu massa.
Bus selanjutnya akan berhenti di Principe Pio, sebuah kawasan perbukitan terkenal di sebelah barat Madrid. Di tempat ini, jumlah massa diperkirakan lebih besar. Trophi Piala Dunia dan pemain akan diperlihatkan di tempat ini.
Setelah itu, pemain akan menjalani jamuan makan di sebuah restoran yang menyajikan makanan tradisional Spanyol bersama keluarga, kerabat, dan rekan terdekat. Pada malam harinya, pesta dilanjutkan di sebuah night club ternama di Madrid, New Garamond. Hanya penerima undangan yang bisa hadir di pesta itu.
Pesta belum berhenti. Para pemain akan bangun di pagi buta untuk tampil di berbagai acara pagi televisi. Selanjutnya sarapan di rumah Casillas. Mereka kemudian menyaksikan rekaman pertandingan, dan menerima kunjungan para sponsor. Setelah itu, pemain pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat.
Pesta selama 36 jam nonstop ini diperkirakan menghabiskan biaya hingga $2 juta, yang sebagian besar digunakan untuk biaya keamanan. Kendati demikian, angka itu tidak membuat kerugian. Pengamat ekonomi setempat menilai timbal balik yang akan diterima pemerintah Spanyol jauh lebih besar.
Daftar Juara Piala Dunia
Spanyol akhirnya menjadi kampiun baru di perhetalan akbar sepakbola, Piala Dunia 2010. Gelar tersebut menjadi gelar pertama Spanyol, sekaligus prestasi terbaik mereka dalam keikutsertaan di turnamen empat tahunan ini. Sebelumnya, La Furia Roja meraih prestasi tertinggi sebagai tim terbaik keempat di Piala Dunia 1950.
Sementara bagi Belanda, menjadi runner up bukan pengalaman pertama mereka setelah takluk 1-0 dari Spanyol di Soccer City Stadium, Johannesburg. Sebelumnya mereka juga sempat kalah di dua laga final, yakni di Piala Dunia 1974 dan 1978.
Inilah daftar juara Piala Dunia (PD):
PD 1930 Uruguay - Uruguay
PD 1934 Italia - Italia
PD 1938 Prancis - Italia
PD 1950 Brasil - Uruguay
PD 1954 Swiss - Jerman Barat
PD 1958 Swedia - Brasil
PD 1962 Cili - Brasil
PD 1966 Inggris - Inggris
PD 1970 Meksiko - Brasil
PD 1974 Jerman Barat - Jerman Barat
PD 1978 Argentina - Argentina
PD 1982 Spanyol - Italia
PD 1986 Meksiko - Argentina
PD 1990 Italia - Jerman Barat
PD 1994 Amerika Serikat - Brasil
PD 1998 Prancis - Prancis
PD 2002 Korea Selatan & Jepang - Brasil
PD 2006 Jerman - Italia
PD 2010 Afrika Selatan - Spanyol
(*/Goal)


