Bookmark and Share
ilmci
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
frenbook
Teroris Klaten Simpan Bahan Bom & Pistol
lokasi: Home / Berita / Nasional / [sumber: Jakartapress.com]
Kamis, 24/06/2010 | 20:42 WIB
Teroris Klaten Simpan Bahan Bom & Pistol

Yogyakarta – Tim Densus 88 mengungkap sejumlah temuan bahan baku pembuat bom di dua lokasi penggerebekan di Klaten (Jateng). Sebagian besar barang bukti tersebut di temukan pada lokasi penggerebekan kedua di Dusun Giri Mulyo, Blok A, Gang 9, Desa Gergunung, Klaten Utara. Barang bukti tersebut diperlihatkan kepada wartawan di Sat Brimob Polda DIY, Baciro Yogyakarta, Kamis (24/6).

Sejumlah barang bukti tersebut dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni peralatan pembuat bom, rangkaian switching, dan komponen elektronik. Barang bukti tersebut berupa 34 item peralatan pembuatan bom, 27 komponen elektronik terdiri dari PCB elektronik dan kapasitor serta resistor maupun alat untuk merangkai barang-barang elektronika seperti solder, tang, dan lain-lain.

Kasat Brimob Polda DIY, AKBP Laksana mengatakan, selain barang bukti alat pembuat bom, juga ditemukan dua senapan angin rakitan dengan teleskop, dua senjata pistol jenis FN dan Colt 38, gas gun, serta puluhan peluru dalam dua kantong plastik serta senjata tajam berupa pedang dan lima buah pisau. Ada pula beberapa VCD, antara lain 'Iraq Fighting Back' produksi Ar Rahmah Media dengan sutradara A Moslem Muwwahid.

"Sebagian besar barang bukti diamankan dari lokasi di Girimulyo Gergunung. Penjelasan lengkapnya, bukan kewenangan saya untuk mengungkapkan," kata AKBP Laksana.

Ditambahkan AKBP Laksana, Tim Densus juga mengamankan uang pecahan Rp 50.000 dalam dua kantong plastik dan dompet milik desersi anggota TNI atas nama Yuli Harsono yang tewas ditembak mati petugas di Jl Majapahit 2, Blangwetan, Klaten Utara, Klaten.

Keluarga Ingin Yuli Harsono Dimakamkan di Kebumen
Setelah mendapat penolakan dari warga RT 02 RW 03 Kelurahan Kledung Karangdalem, Kecamatan Banyuurip, Purworejo (Jateng), soal rencana pemakaman jenazah Yuli Harsono (33), pihak keluarga menginginkan agar Yuli dapat dimakamkan di tempat kelahirannya di Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Yuli adalah seorang terduga teroris yang tewas tertembak Tim Densus 88 dalam penggerebekan di Dusun Cungkrungan, Desa Blang Wetan, Klaten Utara, Rabu (23/6).

            Yuli Harsono merupakan anak kedua dari enam bersaudara pasangan Salimun Ashari (70) dan Martiyem (60), warga Desa Kuwayuhan Kecamatan Pejagoan.  Yuli tinggal bersama istrinya Siti Istinganah (34) dan dua anaknya di rumah dinas Puskesmas Pembantu Kledung Karangdalem RT 02 RW 03 Banyuurip, Purworejo sejak tahun 1997. Yuli Harsono sendiri berasal dari Desa Soka, Pejagoan, Kebumen. Sedang Siti berasal dari Muntilan Magelang.

            “Jika yang tewas di Klaten adalah memang benar adik kami, maka pihak keluarga sangat berharap agar Yuli bisa makamkan di Desa Kuwayuhan,” kata kakak kandung Yuli, Rojikin (35) di rumah orang tuanya di RT 17 RW 5 Dusun Duwet Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kebumen.

            Diungkapkan Rojikin, sejak pemberitaan tewasnya Yuli, pihak keluarga hingga hari Kamis (24/06) belum mendapat pemberitahuan resmi dari kepolisian. “Keluarga belum mendapat kabar dari kepolisian maupun dari Tim Densus 88 soal kematian adik kami Yuli. Kami hanya mendengar kabar dari berita televisi,” kata Rojikin. (Py)

Banner space (468x60)
 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam: