Bookmark and Share
ilmci
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
frenbook
KPK Gemar Nyanyi Lagu 'Gantung' Melly Goeslow
lokasi: Home / Berita / Nasional / [sumber: Jakartapress.com]
Rabu, 10/03/2010 | 17:01 WIB
KPK Gemar Nyanyi Lagu 'Gantung' Melly Goeslow

Jakarta - Belum adanya titik terang dalam pengusutan skandal Bank Century dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan adanya muatan kepentingan di tubuh lembaga anti korupsi tersebut. KPK yang dulu diselamatkan oleh rakyat, kini nampaknya mengalami demoralisasi karena tak juga mampu menuntaskan skandal terbesar di zaman SBY ini.

Proses penuntasan skandal Century di KPK yang sampai saat ini belum menemukan titik terang tersebut mengingatkan kita pada lagu Melly Goeslow “Gantung”. Bedanya, bila di lagu Melly Goeslow yang digantung adalah cinta, yang digantung oleh KPK adalah skandal Century. Sampai kapan kau gantung cerita Century?

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ton Abdillah saat diskusi Penyelewengan FPJP dan Penuntasan Century Gate di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (10/3). Ia menilai, KPK terutama Bibit dan Chandra, seakan mengalami demoralisasi karena sampai saat ini juga belum menaikkan kasus century dari penyelidikan ke penyidikan.

Lambatnya KPK dalam menangani kasus Century ini menyiratkan adanya dimensi politis di balik pengungkapan kasus Century. Di duga, terdapat kepentingan politis di tubuh KPK yang menghambat proses pengambilan keputusan atas kasus Century tersebut. Sebab itu, aktivis GMNI Immanuel Herdianto merasa pesimis dengan kerja KPK yang dirasa penuh kepentingan dan lambat. Tetapi menurutnya, mahasiswa akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.

Sementara itu, Pengajar Hukum dan Direktur PuKAT Korupsi FH UGM Zainal Abidin Mochtar sangat menikmati proses penuntasan Century yang dirasa lama ini. Menurutnya, proses penuntasan Century yang memakan waktu lama ini membawa berkah juga terutama dalam soal penuntasan kasus-kasus korupsi yang lain seperti kasus suap saat pemilihan Deputi Gubernur BI Miranda Goeltom, LC Bodong, kasus pajak dan kasus korupsi lainnya.

“Saya sendiri sebetulnya sangat menikmati proses pengusutan Century yang panjang ini. Karena dari kasus Century ini kasus-kasus lainnya seperti soal pajak, LC Bodong dan suap saat pemilihan Miranda Goeltom terbongkar”, ujarnya saat memberikan presentasi di Universitas Paramadina.

Tetapi menurutnya, mahasiswa dan elemen masyarakat sipil lainnya harus terus mengawal kasus Century ini sampai tuntas. Sebab membuka kasus Century ini seperti membuka kotak Pandora. Bila kita berhasil membukanya maka kasus-kasus yang lainnya juga akan terbongkar.

Saat bicara soal hak menyatakan pendapat DPR. Dosen UGM tersebut mengakui bahwa proses politik Century dengan mengajukan hak menyatakan pendapat nampaknya sangat sulit ditempuh. Hal tersebut karena hak menyatakan pendapat harus disetujui oleh sedikitnya 3/4 anggota Dewan. Sementara seperti kita ketahui, Demokrat memiliki 148 kursi di parlemen ditambah oleh PAN dan PKB, totalnya sedikit lebih dari 1/3 anggota DPR total keseluruhan. Sebab itu jalur politik Century di perlemen akan sangat sulit dan panjang. (boy/002)

konser rama widi
 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam: