Bookmark and Share
ilmci
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
frenbook
Sri Mulyani 'Diserang' di UI
lokasi: Home / Berita / Tokoh / [sumber: Jakartapress.com]
Senin, 08/03/2010 | 13:37 WIB
Sri Mulyani 'Diserang' di UI

MENTERI Keuangan Dr Sri Mulyani Indrawati kembali ke kampus. Namun kembalinya 'Women of the Century' ini ke habitat kampusnya itu disambut oleh 'serangan' mahasiswa UI di dalam dan di luar kampus UI, Depok.

Dalam mata kuliah umumnya bertema dinamika ekonomi, Sri Mulyani diberondong pertanyaan mengenai kebijakan fiskalnya dalam APBN 2008 yang berujung pada kebijakannya mem-bailout Bank Century.

Seperti pertanyaan dari Izul mahasiswa ekonomi UI, yang mempertanyakan masalah koalisi partai yang menyebutkan Sri Mulyani sebagai pihak yang bersalah dalam kasus Bank Century serta apakah dalam mengambil keputusan Sri Mulyani sempat menyerah karena adanya tekanan politik.

Namun, Sri Mulyani hanya menjawab singkat pertanyaan tersebut saat memberikan kuliahnya di Fakultas Ekonomi UI, Depok, Senin (8/3). "Banyak Zul (kebijakan yang terpengaruh politik), itu political choices. Kita pemerintah hatinya di 2 tempat. Mungkin kalian bisa bilang Menkeu bodoh amat sih ngambil keputusan begitu, kalian sebagai pengamat ngomonglah begitu, tapi sebagai pembuat kebijakan harus memperhatikan semuanya," jelasnya.

Namun, Sri Mulyani enggan menjawab pertanyaan soal koalisi karena dia menilai bukan pada forum yang seharusnya. "Koalisi tidak saya jawab karena saya tidak sedang membicarakan dinamika politik tapi ekonomi," pungkasnyaa mengakhiri kuliah di auditorium FE UI yang berlangsung dari jam 8.30 sampai 10.30.

Sedangkan di luar kampus, Sri Mulyani juga 'diserang' oleh demo mahasiswa Forum Aksi Mahasiswa (FAM) UI terkait kasus Bank Century. Sekitar 10 orang mahasiswa UI berdemo di depan Gerbang UI. Mereka mencoba memblokade mobil Sri Mulyani namun berhasil digagalkan petugas keamanan kampus.

Seorang mahasiswa mencoba naik ke mobil pengawal Sri Mulyani, sehingga terjadi tarik menarik antara petugas keamanan UI dengan mahasiswa bersangkutan. Namun aksi ribut-ribut ini hanya berlangsung sekitar 10 menit. Sri Mulyani pun tampaknya sudah menyadari kehadirannya akan disambut aksi demo.

"Soal penyelamataan Bank Century, ada yang menyarankan tidak usah diselamatkan nanti dijelaskan secara baik-baik ke masyarakat. Bagaimana bisa, ntar orang SMS dan tersebar soal ada bank yang ditutup. Ini aja sekarang saya kuliah pagi ini udah ada yang SMS, makanya tadi ada demo di depan," ujarnya.

Biografi
Sri Mulyani Indrawati lahir di Tanjungkarang, Lampung, 26 Agustus 1962. Ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998. Ia kemudian dipercaya oleh Presiden SBY untuk menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas. Pada 5 Desember 2005 ketika Presiden SBY mengumumkan perombakan (Reshuffle) kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar.

Sebelum diangkat menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kabinet Indonesia Bersatu, Sri Mulyani hijrah ke Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, sebagai konsultan di USAid sejak Agustus 2001 dalam rangka kerjasama untuk memperkuat institusi di daerah. Yaitu, memberikan beasiswa S-2 untuk pengajar universitas di daerah. Disana ia banyak memberikan saran dan nasihat mengenai bagaimana mendesain program S-2 untuk pendidikan universitas di daerah maupun program USAid lainnya di Indonesia, terutama di bidang ekonomi. Di samping itu, ia juga mengajar tentang perekonomian Indonesia dan ekonomi makro di Georgia University serta banyak melakukan riset dan menulis buku.

Sejak tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia. Ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.[1] Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008[2] dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober

Sri Mulyani Indrawati atau akrab dengan panggilan Mbak Ani, adalah seorang ekonom yang sering tampil di panggung-panggung seminar atau dikutip di berbagai media massa. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasehat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Seperti halnya di Indonesia, di Amerika ia juga sering mengikuti seminar, tetapi lebih banyak masalah internasional daripada di Indonesia.

Pada awal Oktober 2002, Sri Mulyani terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Sejak 1 November 2002, ia mewakili 12 negara anggota SEA Group di IMF. Tugasnya sebagai executive director terkait dengan pengambilan keputusan. Untuk menentukan berbagai program dan keputusan yang harus diambil IMF. Jadi ia tidak hanya mewakili kepentingan Indonesia, namun mewakili kepentingan negara-negara anggota di lembaga IMF maupun forum internasional yang relevan.

PENDIDIKAN:
• Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia Jakarta, Indonesia. (1981 – 1986)
• Master of Science of Policy Economics di University of lllinois Urbana Champaign, U.S.A. (1988 – 1990)
• Ph. D of Economics di University of lllinois Urbana-Champaign, U.S.A. (1990 – 1992)

PENGALAMAN KERJA:
• Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI), Juni 1998 – Sekarang
• Nara Sumber Sub Tim Perubahan UU Perbankan, Tim Reformasi Hukum – Departemen Kehakiman RI, Agustus 1998 s/d Maret 1999.
• Tim Penyelenggara Konsultan Ahli Badan Pembinaan Hukum Nasional Tahun 1999 – 2000, Kelompok Kerja Bidang Hukum Bisnis, Menteri Kehakiman Republik Indonesia, 15 Mei 1999 – Sekarang
• Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Keuangan dan Moneter, Departemen Keuangan RI, Juni 1998 s/d sekarang.
• Dewan Juri Lomba Karya Ilmiah Remaja LIPI-TVRI XXXI, Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Kebudayaan dan Kemanusiaan, terhitung 1 April 1999 – Sekarang
• Redaktur Ahli Majalah bulanan Manajemen Usahawan Indonesia, Agustus 1998 – Sekarang
• Anggota Komisi Pembimbing mahasiswa S3 atas nama Sdr. Andrianto Widjaya NRP. 95507 Program Doktor (S3) Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian, Institute Pertanian Bogor, Juni 1998
• Ketua I Bidang Kebijakan Ekonomi Dalam dan Luar Negeri serta Kebijaksanaan Pembangunan, PP Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), 1996 – 2000
• Kepala Program Magister Perencanaan Kebijakan Publik-UI, 1996-Maret 1999
• Wakil Kepala Bidang Penelitian LPEM FEUI, Mei 1995 – Juni 1998
• Wakil Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan LPEM FEUI, 1993 – Mei 1995
• Research Associate, LPEM FEUI, 1992 – Sekarang
• Pengajar Program S1 & Program Extension FEUI, S2, S3, Magister Manajemen Universitas Indonesia, 1986 – Sekarang
• Anggota Kelompok Kerja – GATS Departemen Keuangan, RI 1995
• Anggota Kelompak Kerja Mobilitas Penduduk Menteri Negara Kependudukan – BKKBN, 1995
• Anggota Kelompok Kerja Mobilitas Penduduk, Asisten IV Menteri Negara Kependudukan, BKKBN, Mei – Desember 1995
• Staf Ahli Bidang Analisis Kebijaksanaan OTO-BAPPENAS, 1994 – 1995
• Asisten Profesor, University of lllinois at Urbana, Champaign, USA, 1990 – 1992
• Asisten Pengajar Fakultas Ekonomi – Universitas Indonesia, 1985 – 1986.

(*/dtc/eni)

konser rama widi
 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam:
 
RE:Sri Mulyani 'Diserang' di UI 
Senin, 08/03/2010 | 15:18 WIB, oleh ketokmoto
 
kami orang awam hanya bisa tersenyum....... Emoticon maluuuuuuuuu
 
RE:Sri Mulyani 'Diserang' di UI 
Senin, 08/03/2010 | 15:13 WIB, oleh ketokmoto
 
Emoticon
 
Komentar ke : 1 - 2 | Total : 2 | Halaman :