Jakpress.com - Sumber informasi terpercaya

Jakpress.com - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:41 WIB

TNI Pastikan Amunisi Pesanan Polri Spesifikasi Militer

Viva.co.id | Rabu, 11 Oktober 2017 - 07:15 WIB

Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto saat memberikan keterangan pers soal ribuan senjata milik Polri yang masuk ke tanah air, Selasa (10/10/2017)
Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto saat memberikan keterangan pers soal ribuan senjata milik Polri yang masuk ke tanah air, Selasa (10/10/2017)
Markas Besar TNI memastikan 5.932 butir amunisi yang dipesan kepolisian termasuk spesifikasi untuk keperluan militer. Selain mengimpor amunisi, Polri juga memesan ratusan senjata.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Wuryanto mengungkapkan ribuan amunisi spesifikasi TNI itu kini disimpan di gudang Mabes TNI. Namun senjata yang dipesan di luar spesifikasi militer.
Penyimpanan amunisi dilakukan setelah disepakati dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan, Jumat, 6 Oktober 2017.

"Tadi malam amunisi sudah dipindahkan ke gudang amunisi Mabes TNI. Di situ dijelaskan dalam katalog bahwa amunisi itu amunisi tajam," kata Wuryanto dalam keterangan pers di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.

Menurut Wuryanto, TNI hingga kini belum bisa memberikan izin penggunaan granat tersebut di luar institusi non militer. Sebelumnya, pada Jumat malam, 29 September 2017, di Bandara Soekarno Hatta secara mengejutkan ada ratusan senjata impor masuk ke tanah air.

Diketahui, senjata itu diimpor PT Mustika Duta Mas dengan menggunakan pesawat carter model Antonov AN-12 TB dengan Maskapai Ukraine Air Alliance UKL-4024 dan akan didistribusikan ke Brimob Polri.

Berita Lainnya

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Ketua DPD Oesman Sapta (kedua kiri), Jaksa Agung HM Prasetyo (kedua kanan) dan Ketua DPR setya Novanto sebelum mengikuti pelantikan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di I

Hukum 16 Oktober 2017 - 17:03 WIB

Kejaksaan Menolak Bergabung dengan Densus Antikorupsi Polri

Jakarta - Jaksa Agung M. Prasetyo menyatakan Kejaksaan tak perlu bergabung dengan Detasemen Khusus Antikorupsi yang akan dibentuk Polri. Alasannya, Kejaksaan selama…

tempo.co

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Nasional 16 Oktober 2017 - 16:53 WIB

Panglima TNI: Tutup celah korupsi di TNI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan tekadnya menutup celah korupsi di lingkungan TNI, sehingga tidak menimbulkan kerugian negara. "Peran pengawasan…

antaranews.com

Foto: Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land bersama dengan Panji Himawan Head of Corporate Communication Sinar Mas Land dan Janardanan Premraj Head of Batam Project Sinar Mas Land Batam sedang mengunjungi Nuvasa Bay.

Ekbis 16 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Nuvasa Bay, kota mandiri dengan view laut di Batam

Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Asia Tenggara, secara resmi meluncurkan Nuvasa Bay dan klaster pertama The Nove…

Jakpress.com

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda

Olahraga 16 Oktober 2017 - 07:42 WIB

Dokter Ungkap Penyebab Kematian Kiper Persela Choirul Huda

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia di RSUD dr Soegiri pada Minggu 15 Oktober 2017. Nyawanya tak terselamatkan usai mengalami benturan saat bertanding…

viva.co.id

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno diabadikan saat mendaftar di KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful

Nasional 16 Oktober 2017 - 07:24 WIB

Selamat Datang Pemimpin Baru Jakarta

Sebuah babak baru DKI Jakarta dimulai hari ini, Senin (16/10/2017). Warga Jakarta akan memiliki pemimpin baru yang siap melayani selama lima tahun ke depan. Sang…

kompas.com

Registrasi Prabayar, Bisnis Seluler Bisa Mati dan Bangkrut

Ekbis 16 Oktober 2017 - 07:02 WIB

Registrasi Prabayar, Bisnis Seluler Bisa Mati dan Bangkrut

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengeluarkan aturan kewajiban registrasi ulang kartu SIM prabayar pelanggan baru dan lama dengan berbasis Nomor Induk…

viva.co.id

Warga Muslim Jerman salat di Masjid Merkez Buyuk Cami, Dortmund.

Luar Negeri 15 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Menteri Jerman Usulkan Hari Libur untuk Muslim

Usulan untuk memberikan suatu hari libur bagi umat Muslim tengah mengemuka di Jerman. Ide tersebut awalnya diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas…

viva.co.id

Demo terhadap Freeport

Nasional 15 Oktober 2017 - 08:47 WIB

Freeport Kembali Kangkangi Pemerintah

Ketidakberdayaan pemerintah negeri ini, terlihat ketika negara kesulitan mengatur perusahaan besar multinasional asal AS (Freeport) untuk tunduk dengan aturan yang…

Republika.co.id