Jakpress.com - Sumber informasi terpercaya

Jakpress.com - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:41 WIB

Skandal Dwi Hartanto Bisa Jadi Pelajaran Mahal

Viva.co.id | Senin, 09 Oktober 2017 - 09:13 WIB

Skandal Dwi Hartanto Bisa Jadi Pelajaran Mahal
Skandal Dwi Hartanto Bisa Jadi Pelajaran Mahal
Terbongkarnya kebohongan seorang mahasiswa program doktoral TU Delft Belanda, Dwi Hartanto, yang mengklaim punya segudang prestasi, tengah menjadi buah bibir pemberitaan. Begitu terbongkar, Dwi meminta maaf kepada masyarakat dan ilmuwan Indonesia atas kesalahannya tersebut.

Professor dan Koordinator program Urban Studies and Planning dari Savannah State University, Amerika Serikat, Deden Rukmana, mengaku prihatin dengan apa yang dilakukan Dwi.
Deden mengaku pernah bertemu dengan Dwi dalam kegiatan Visiting World Class Professor yang diadakan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 17-24 Desember 2016. Dalam forum itu, Deden dan Dwi merupakan bagian lebih dari 40 ilmuwan diaspora Indonesia yang mengajar dan meneliti di berbagai belahan dunia.

Awalnya dia kagum dan bangga dengan prestasi Dwi, belakangan Deden ikut menyelidiki klaim deretan prestasi pria usia 35 tahun tersebut.

"Kebohongan yang dilakukan oleh Dwi Hartanto juga merusak nama baik ilmuwan secara umum. Ilmuwan adalah suatu profesi yang memerlukan integritas dan kode etik yang tinggi," tulis Deden dalam postingan di Facebooknya, yang dikutip Minggu 8 Oktober 2017.
Dia menuturkan, ilmuwan adalah profesi yang disertai nilai luhur dan tanggung jawab kepada peradaban manusia. Ilmuwan memerlukan integritas dan kode etik yang tinggi. Menurut Deden, bidang keilmuwan tak akan berkembang bila pelakunya tak memiliki integritas menjaga kejujuran dan objektivitas bidangnya.

Deden mengakui terbongkarnya kebohongan Dwi bisa menjadi pelajaran positif dan hikmah bagi bangsa Indonesia.

"Hal positif yang ditemui di kasus ini adalah bahwa masyarakat Indonesia haus dengan berita inspiratif tentang warga Indonesia yang berprestasi tinggi di luar negeri," ujarnya.
Menurut Deden, banyak ilmuwan Indonesia berprestasi di luar negeri, namun mereka terus tekun tak meminta publisitas media massa untuk mengabarkan prestasinya.

Berita Lainnya

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Ketua DPD Oesman Sapta (kedua kiri), Jaksa Agung HM Prasetyo (kedua kanan) dan Ketua DPR setya Novanto sebelum mengikuti pelantikan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di I

Hukum 16 Oktober 2017 - 17:03 WIB

Kejaksaan Menolak Bergabung dengan Densus Antikorupsi Polri

Jakarta - Jaksa Agung M. Prasetyo menyatakan Kejaksaan tak perlu bergabung dengan Detasemen Khusus Antikorupsi yang akan dibentuk Polri. Alasannya, Kejaksaan selama…

tempo.co

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Nasional 16 Oktober 2017 - 16:53 WIB

Panglima TNI: Tutup celah korupsi di TNI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan tekadnya menutup celah korupsi di lingkungan TNI, sehingga tidak menimbulkan kerugian negara. "Peran pengawasan…

antaranews.com

Foto: Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land bersama dengan Panji Himawan Head of Corporate Communication Sinar Mas Land dan Janardanan Premraj Head of Batam Project Sinar Mas Land Batam sedang mengunjungi Nuvasa Bay.

Ekbis 16 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Nuvasa Bay, kota mandiri dengan view laut di Batam

Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Asia Tenggara, secara resmi meluncurkan Nuvasa Bay dan klaster pertama The Nove…

Jakpress.com

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda

Olahraga 16 Oktober 2017 - 07:42 WIB

Dokter Ungkap Penyebab Kematian Kiper Persela Choirul Huda

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia di RSUD dr Soegiri pada Minggu 15 Oktober 2017. Nyawanya tak terselamatkan usai mengalami benturan saat bertanding…

viva.co.id

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno diabadikan saat mendaftar di KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful

Nasional 16 Oktober 2017 - 07:24 WIB

Selamat Datang Pemimpin Baru Jakarta

Sebuah babak baru DKI Jakarta dimulai hari ini, Senin (16/10/2017). Warga Jakarta akan memiliki pemimpin baru yang siap melayani selama lima tahun ke depan. Sang…

kompas.com

Registrasi Prabayar, Bisnis Seluler Bisa Mati dan Bangkrut

Ekbis 16 Oktober 2017 - 07:02 WIB

Registrasi Prabayar, Bisnis Seluler Bisa Mati dan Bangkrut

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengeluarkan aturan kewajiban registrasi ulang kartu SIM prabayar pelanggan baru dan lama dengan berbasis Nomor Induk…

viva.co.id

Warga Muslim Jerman salat di Masjid Merkez Buyuk Cami, Dortmund.

Luar Negeri 15 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Menteri Jerman Usulkan Hari Libur untuk Muslim

Usulan untuk memberikan suatu hari libur bagi umat Muslim tengah mengemuka di Jerman. Ide tersebut awalnya diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas…

viva.co.id

Demo terhadap Freeport

Nasional 15 Oktober 2017 - 08:47 WIB

Freeport Kembali Kangkangi Pemerintah

Ketidakberdayaan pemerintah negeri ini, terlihat ketika negara kesulitan mengatur perusahaan besar multinasional asal AS (Freeport) untuk tunduk dengan aturan yang…

Republika.co.id