Jakpress.com - Sumber informasi terpercaya

Jakpress.com - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:41 WIB

10 Tahun, Investasi Bodong Telan Dana Masyarakat Rp 105 T

Tempo.co | Minggu, 08 Oktober 2017 - 07:06 WIB

Kiri) Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongang Tobing dan (tengah) Ketua Galang Kemajuan Center Kelik Wirawan WW di Hotel Ciputra sesaat sebelum seminar bertema kiat menghindari investasi bodong, 7 Oktober 2017.
Kiri) Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongang Tobing dan (tengah) Ketua Galang Kemajuan Center Kelik Wirawan WW di Hotel Ciputra sesaat sebelum seminar bertema kiat menghindari investasi bodong, 7 Oktober 2017.
Jakarta - Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan Tongam Tobing menjelaskan sepanjang 2007-2017, sebanyak Rp 105,81 triliun dana masyarakat hilang karena investasi bodong. Jumlah tersebut diduga masih terus bertambah menyusul ada masyarakat yang tidak melaporkannya ke OJK atau ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim).

"Kebanyakan korbannya itu menengah dan menengah ke bawah," ujar Tongam saat jumpa wartawan di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Sabtu, 7 Oktober 2017.

Adapun modus yang dilakukan pelaku investasi bodong dengan imbal hasil yang sangat tinggi dan sistem multi-level marketing (MLM). Untuk sistem imbal balik, Tongam menjelaskan, pelaku biasanya menawarkan komisi yang besar dalam waktu singkat. Seperti menawarkan keuntungan 1 persen setiap hari yang dilakukan Dream for Freedom (D4F). Kerugian masyarakat karena investasi bodong DAF mencapai Rp 3,6 triliun.

Sedangkan untuk sistem MLM, yang bentuknya rekrutmen hingga membentuk piramida, seperti yang terjadi di Koperasi Pandawa. Koperasi ini merugikan masyarakat hingga Rp 3 triliun setelah diputus rantai rekrutmennya oleh OJK.

Lebih lanjut, Tongam menjelaskan, sepanjang 2017 ada 48 entitas ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dihentikan OJK. Meski demikian, tidak semuanya dihentikan, ada juga yang dibimbing agar menjadi legal dan mengikuti peraturan. "Ada 12 yang kami coba bantu agar legal," katanya.

Berita Lainnya

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Ketua DPD Oesman Sapta (kedua kiri), Jaksa Agung HM Prasetyo (kedua kanan) dan Ketua DPR setya Novanto sebelum mengikuti pelantikan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di I

Hukum 16 Oktober 2017 - 17:03 WIB

Kejaksaan Menolak Bergabung dengan Densus Antikorupsi Polri

Jakarta - Jaksa Agung M. Prasetyo menyatakan Kejaksaan tak perlu bergabung dengan Detasemen Khusus Antikorupsi yang akan dibentuk Polri. Alasannya, Kejaksaan selama…

tempo.co

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Nasional 16 Oktober 2017 - 16:53 WIB

Panglima TNI: Tutup celah korupsi di TNI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan tekadnya menutup celah korupsi di lingkungan TNI, sehingga tidak menimbulkan kerugian negara. "Peran pengawasan…

antaranews.com

Foto: Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land bersama dengan Panji Himawan Head of Corporate Communication Sinar Mas Land dan Janardanan Premraj Head of Batam Project Sinar Mas Land Batam sedang mengunjungi Nuvasa Bay.

Ekbis 16 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Nuvasa Bay, kota mandiri dengan view laut di Batam

Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Asia Tenggara, secara resmi meluncurkan Nuvasa Bay dan klaster pertama The Nove…

Jakpress.com

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda

Olahraga 16 Oktober 2017 - 07:42 WIB

Dokter Ungkap Penyebab Kematian Kiper Persela Choirul Huda

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia di RSUD dr Soegiri pada Minggu 15 Oktober 2017. Nyawanya tak terselamatkan usai mengalami benturan saat bertanding…

viva.co.id

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno diabadikan saat mendaftar di KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful

Nasional 16 Oktober 2017 - 07:24 WIB

Selamat Datang Pemimpin Baru Jakarta

Sebuah babak baru DKI Jakarta dimulai hari ini, Senin (16/10/2017). Warga Jakarta akan memiliki pemimpin baru yang siap melayani selama lima tahun ke depan. Sang…

kompas.com

Registrasi Prabayar, Bisnis Seluler Bisa Mati dan Bangkrut

Ekbis 16 Oktober 2017 - 07:02 WIB

Registrasi Prabayar, Bisnis Seluler Bisa Mati dan Bangkrut

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengeluarkan aturan kewajiban registrasi ulang kartu SIM prabayar pelanggan baru dan lama dengan berbasis Nomor Induk…

viva.co.id

Warga Muslim Jerman salat di Masjid Merkez Buyuk Cami, Dortmund.

Luar Negeri 15 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Menteri Jerman Usulkan Hari Libur untuk Muslim

Usulan untuk memberikan suatu hari libur bagi umat Muslim tengah mengemuka di Jerman. Ide tersebut awalnya diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas…

viva.co.id

Demo terhadap Freeport

Nasional 15 Oktober 2017 - 08:47 WIB

Freeport Kembali Kangkangi Pemerintah

Ketidakberdayaan pemerintah negeri ini, terlihat ketika negara kesulitan mengatur perusahaan besar multinasional asal AS (Freeport) untuk tunduk dengan aturan yang…

Republika.co.id